Wonosari (27/10) — Rombongan Komisi A DPRD Kota Kediri melakukan kunjungan kerja ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunungkidul. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Johan Eko Sudarto, S.So., M.H, Sekretaris Badan Kesbangpol Nurudin Araniri, S.Pt., M.E dipimpin oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Kediri, Ayub Wahyu Hidayatulloh, yang menyampaikan bahwa maksud kedatangan rombongan adalah untuk menanyakan berbagai hal, terutama terkait keamanan dan ketertiban, serta program kerja Kesbangpol Gunungkidul.
Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Gunungkidul, Johan Eko Udarto, S.Sos., M.H. Dalam sambutannya, Johan menjelaskan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Gunungkidul, salah satunya adalah Sekolah Penggerak Kerukunan yang dibiayai oleh Dana Keistimewaan (DANAIS). Program ini melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan dengan tujuan mempererat hubungan antar pimpinan ormas agar potensi gesekan dapat diminimalisir.
Selain itu, Johan juga memaparkan berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Kesbangpol, meliputi pembinaan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, pembauran kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, pendidikan karakter bangsa, serta penguatan nilai-nilai sejarah dan kewarganegaraan. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih yang dilaksanakan bersama Paskibraka Kabupaten Gunungkidul.
Lebih lanjut, Johan menjelaskan peran Tim Kerja Kewaspadaan Dini yang berfokus pada pembinaan kewaspadaan nasional, pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui apel pagi bersama pelajar SMA sederajat dengan menghadirkan narasumber dari Bupati dan Forkopimda, serta pemantauan orang asing dan kegiatan penelitian.
Sementara itu, Tim Kerja Penanganan Konflik Sosial melaksanakan berbagai program seperti pembinaan pencegahan konflik, pemetaan potensi konflik, fasilitasi kerukunan umat beragama dan penghayat kepercayaan, hingga koordinasi melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Di bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Johan menyampaikan bahwa terdapat dua tim kerja utama. Tim Politik Dalam Negeri melaksanakan pendidikan politik dan pengembangan etika politik dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda, serta memfasilitasi partai politik dalam kegiatan pemilu dan pemantauan situasi politik. Sedangkan Tim Kerja Organisasi Kemasyarakatan bertugas melakukan pendataan, inventarisasi, evaluasi, dan mediasi sengketa antar ormas, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara DPRD Kota Kediri dan Badan Kesbangpol Gunungkidul dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan harmonisasi kehidupan bermasyarakat.